mencintai atau dicintai?

Mencintai atau dicintai?
Mana yang kamu pilih?
Saya beberapa kali menjumpai kasus di mana wanita justru lebih memilih untuk dicintai, ketimbang mencintai…
Wanita lebih memilih menerima pernyataan cinta dari pria yang jelas mencintainya, ketimbang menunggu pria yang ia cintai namun tak pasti mencintainya…
Lucu bukan? Seakan pria yang mencintai wanita hanyalah pelarian… pelarian karena tidak mampu mendapatkan pria yang ia cintai…
Benarkah demikian?

Faktanya, banyak manusia, baik pria maupun wanita, cenderung untuk tidak menetapkan hati kepada satu orang, sebut saja perselingkuhan, perceraian, dan poligami, hal-hal tersebut salah satunya dipicu karena tidak mampu menutup hati. Menurut saya, sesuatu yang normal jika Anda tidak menetapkan hati untuk seseorang selama Anda tidak memiliki hubungan khusus dengan orang lain.

Wanita tidak sepenuhnya menutup hatinya hanya untuk menunggu pria yang ia cintai namun tak pasti mencintainya, realistis?
Dan ketika wanita memilih untuk menerima pernyataan cinta dari pria yang mencintainya, tentu saja wanita sudah memiliki ketertarikan kepada pria tersebut walaupun belum sedalam rasa cinta wanita pada pria yang ia cintai, namun wanita akan belajar untuk mencintai pria yang mencintainya (kalimat yang rumit).

Ada sebuah peribahasa Jepang yang cocok untuk kasus ini,

“HANA YORI DANGO”

Artinya daripada memilih bunga, lebih baik memilih (kue) dango. Seingat saya maksud peribahasa tersebut adalah, daripada hanya mementingkan keindahan, lebih baik memilih yang jelas bermanfaat. Kalau dianalogikan dengan dorama HANA YORI DANGO (Meteor Garden), daripada memilih mencintai orang yang oke tapi gak mencintai kita, mendingan milih orang yang mencintai kita tapi gak kalah oke dan belajar untuk mencintainya😀
Sama dengan grup penyanyi Tangga yang memberi nasehat, “Akhirnya kita harus memilih, satu yang pasti, mana mungkin terus jalani cinta begini…”

Apapun pilihannya, konsisten aja lah ya😀

*eNin– the one who love observing unimportant things and make them worthed to be discussed, LOL*

2 thoughts on “mencintai atau dicintai?

  1. terkadang, wanita itu sebenarnya hanya mencintai rasa “cinta” itu sendiri, bukan dengan objeknya…
    hahaha just my opinion nin,,,

    btw, gw percaya cinta ke “lawan jenis” itu cuman seperti otak ditipu hormon, kecuali cinta kepada Sang Pencipta, keluarga, dan teman-teman. hahaha dan rasa itu bisa dibuat dengan mudah. hahaha

    • “wanita itu sebenarnya hanya mencintai rasa “cinta” itu sendiri, bukan dengan objeknya…”
      “rasa itu bisa dibuat dengan mudah”
      setuju gue kak sama statement lo😀
      pada akhirnya, siapapun pria yang datang menawarkan cinta, kemungkinan besar pasti diterima, hahaha..
      karena cewek takut maju duluan, takut yang ditunggu gak dateng, jadi pilih yang pasti ada aja :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s