Hanya Aku

Punya perasaan tak terbalas itu gak enak ya.. bukan hanya masalah percintaan, melainkan juga masalah persahabatan..

Di saat kita udah sayang banget sama seseorang dan menganggap dia seseorang yang berarti buat kita, tapi ternyata dia gak menganggap kita demikian juga..

Ternyata itu cuma spekulasi pribadi kita, prasangka baik kita yang berlebihan padanya.. ternyata cuma kita yang merasa membutuhkan, cuma kita yang merasa kehilangan saat berjauhan, cuma kita yang selalu menjaga komunikasi, cuma kita yang masih mengingat segala kenangan indah..

Ya! Hanya kita yang berusaha mempertahankan hubungan..

Sedih, kan? Sakit, kan? Kalau begitu akhirnya, bukankah lebih baik perasaan sepihak itu gak pernah ada?

Ataukah ini salah satu cara Tuhan untuk mengajarkan kita sesuatu?

you are not alone

Mengajarkan kita untuk menyayangi seseorang dengan tulus tanpa mengharapkan balasannya.. mengajarkan kita untuk bersabar jika segala ekspektasi kita pada dirinya tidak sesuai.. mengajarkan kita agar ikhlas melakukan hal apapun kepada orang lain tanpa pernah mengungkitnya lagi.. dan mengajarkan kita untuk bersyukur karena ternyata kita pernah (atau mungkin masih?) memiliki seseorang yang berarti untuk kita yang bisa diandalkan untuk teman berbagi..

..mungkin itulah kita, manusia yang melihat dunia dari dimensi yang terlalu dangkal.. (Syafiq, Ibnu – 2009)

Yeah, cobalah melihat dari sudut pandang yang berbeda, karena Tuhan pasti punya pesan-pesan implisit yang indah di setiap peristiwa yang kita alami, kalau saja kita mau sedikit memutar otak😀

2 thoughts on “Hanya Aku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s