Mata Minus Tinggi VS Lahir Normal

Karena gunjang ganjing di dunia nyata dan di dunia maya tentang “mata minus tinggi dan possibility bisa lahiran normal atau enggak”, jadilah eike Jumat kemarin periksa retina.

Emang minus brp? Kanan 5-an, Kiri 4-an, ga hafal pastinya berapa.

Btw apa hubungannya, mata minus tinggi, lahir normal, dan retina? Bukannya yang bikin mata minus itu karena lensa mata terlalu cembung, that’s why penderita miopi pakai kacamata cekung, rite? Bener sih, tapi inget nggak lu sama pelajaran fisika jaman SMP, “mata minus / rabun jauh terjadi karena bayangan dari sinar yang masuk ke mata jatuh di depan retina”, jadi ada hubungannya nih mata minus sama retina.

Terus apa hubungannya sama lahiran normal? ya gosipnya sih kalau elu melahirkan, lo bakal ngeden heboh sehingga syaraf2 lo menegang dan kalau retina lo tipis, pait2nya retina lo bisa putus a.k.a buta (naudzubillah) , atau resiko terkecilnya adalah minus lo nambah (semisal retina ga sampe putus).

Bentar deh, emang sih tadi ada hubungan minus tinggi sama bayangan jatuh di depan retina, tapi kan bukan berarti kalo minus tinggi trus retina nya tipis, am I wrong? Nope, you’re definitely right. Itu juga yang gue dapet dari gugling dan konsul sama dokter spesialis mata.

retina

Gue periksa mata di JTEC (Jakarta Timur Eye Center, red.). Beberapa hari sebelumnya selalu deg2an dan ga percaya diri tiap ditanya orang, “Rencananya lahiran normal atau caesar?”. Gue cuman bisa bilang, “Pengennya normal sih, tapi masih harus cek retina dulu”, sambil senyum miris. Dan berlanjutlah dengan menjelaskan apa maksud dari statement gue kalau2 si penanya ga ada info mengenai minus mata VS lahiran normal.

Dari google udah ada yang bilang kalau minus mata ga ada hubungannya dengan ketebalan retina, tapi isunya simpang siur kakaaak, lagian siapa sih yang mau ambil resiko. Karena Obgyn eike juga mempersilahkan untuk cek retina, jadilah eike pergi juga ke JTEC buat cek retina.

As info yang didapet dari blog seseorang, gue pun memilih dokter ON. Prosesnya kurang lebih sama kayak yang di-state di blog tsb. Dan Alhamdulillah hasilnya retina mata gue baik, tidak ada penipisan, dan dipersilahkan jika ingin melahirkan secara normal. Legaaa bingits coy! Si dokter bilang kalau kasus retina putus bisa terjadi pada siapa aja, bahkan pada orang yang ga minus sekalipun, misalnya cowok baru bangun tidur tau2 retinanya putus pun bisa banget. Jadi kesimpulannya, ga ada hubungannya tuh penipisan retina dengan mata berminus tinggi. All praise to Allah.

Kenapa pengen normal? Ya kenapa harus caesar kalo bisa normal. Emang sih gue sempet tergoda untuk lahir caesar aja, karena toh kata temen2 gue yang melahirkan caesar, caesar itu ga sakit sama sekali kok (kan ada yang bilang kalo pas disuntik bius epidural sakit tuh), dan bisa langsung pake korset juga, pokoknya easy deh. Selain itu, mau lahiran normal / caesar, semua di-cover sama asuransi kantor suami. Menggoda banget kan?

Tapi, emak gue lahiran normal (total 3 anak), kakak gue lahiran normal (sampai sekarang 4 anak), kakak ipar gue lahiran normal (sampai sekarang 2 anak), mbah2 gue pun lahiran normal semua (berbelas2 anak), jadi kenapa gue mesti takut lahiran normal? Beda hal ya kalo emang gue di-state mengalami penipisan retina, tapi kan ini gue masih punya pilihan untuk bisa lahir normal. Bismillah, mudahkanlah, lancarkanlah ya Allah :’)

*counting weeks, around 5-6 weeks more to go*

Footnote:

ON: Okky N

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s