Thank You and See You, my Obgyn!

Seminggu sepulang dari RS, gue kontrol luka operasi. Seperti biasa, kekonyolan pun terjadi: perekat perban luka operasi gue sudah mulai lepas di hari gue pulang dari RS. Untuk mengantisipasi agar tidak semakin terkelupas, gue pun berinisiatif merekatkan kembali dengan bantuan plester. Seriously bentuknya jadi aneh bingits. Dan ENG ING ENG pas ketemu om dokter, gue langsung dibombardir dengan pertanyaan kenapa bisa jadi begitu. Om dokter bilang kalau perekat perban kuat, tidak akan terpengaruh dengan pergerakan pasien, yang bisa membuatnya terkelupas hanyalah air sabun. Well, mungkin meskipun gue sudah berhati2, masih ada air sabun yg berhasil menyerang si perekat perban dan menyelinap masuk.

“Iritasi nih, agak kemerahan. Kemungkinan karena lembab akibat air yang menyusup masuk ke dalam perban”, jelas om dokter.

“Kok muka kamu gitu sih, kayak aneh gitu ngeliat lukanya. Emang serem banget ya? Fotoin dong, aku mau liat”, ujar gue ke suami saat lihat ekspresi wajahnya yg aneh2 jijik wkwk. Posisi gue terbaring di kasur saat perban dibuka jadi ga bisa lihat langsung.

“Ya kemerahan gitu, sini aku fotoin”, sahut laki gue.

“Ya foto dulu, selfie”, kata om dokter ikut nimbrung.

“Dih yakali dok, selfie. Trus di-upload gitu”, bales gue.

Setelah diresepi salep dan vitamin pereda iritasi, gue pun disuruh kontrol kembali pasca nifas.


Sebulan kemudian gue pun semakin cantik dan langsing kembali kontrol. Begitu ketemu om dokter, gue langsung pamer foto ketampanan baby Keenan wkwk – Keenan is my baby boy nickname. Apa aja yg dibahas pada kontrol kali ini? Ga lain dan ga bukan adalah seputar konsultasi jenis KB yg paling kece, kata om dokter semuanya bagus #censored. Kemudian rahim gue dicek dan ternyata sudah kembali baik. Hal konyol yg dilakukan hari ini adalah foto wefie bertiga bareng laki gue dan om dokter, sampe2 diketawain suster wkwk bodo amat. Sebenernya hari itu ada kenang2an yg mau dikasih ke om dokter but accidentally mesti diundur. Jadilah kenang2an tsb baru bisa dikasih di jadwal rutin om dokter berikutnya (masih di minggu yg sama).

Wefie with The Obgyn

Wefie with The Obgyn

I’ve been thinking the present about 2 weeks before, gue ga mau ngasih yg standar macem donat atau pizza dkk. Akhirnya gue memilih untuk memberikan cupcakes set, ada 9 pcs cupcakes yang tiap cupcake punya ceritanya masing2, semacam kaleidoskop dari awal bertemu om dokter. Suami gue yg nganterin cupcakes nya (gue ga ikut karena nyusuin dedek bayi) dan jelasin langsung cerita di balik tiap cupcake ke om dokter. Susternya sampe mupeng kepengen dikasih cupcakes juga wkwk. Ga lupa gue selipkan sebuah kartu ucapan, isinya singkat tapi gue harap bisa mewakilkan rasa terima kasih gue:

Thank You for delivering our little prince, for the advices, and for the jokes. Each cupcake has it own story, wish you enjoy all of them.

Cupcakes nya rasa choco-coffee, spesial buat om dokter yg hobi minum kopi kalo harus kerja sampai malem karena antrian pasien bejibun #cieeeguemerhatiinaja wkwk. He said the cupcakes are delicious and unique, that’s why he made it as his prof pict on WA. Well, one of the most satisfying things in universe is knowing that people love your present (as I quote on my Instagram).😀

His Profile Picture on Whatsapp: The Cupcakes!! :D

His Profile Picture on Whatsapp: The Cupcakes!!😀

Banyak ibu2 di forum online yg bilang kalo om dokter itu ganteng HAHAHA, but the things that impressed me much adalah cara om dokter yg meriksa pasien dengan teliti (contohnya doi sampe ngulang pengukuran sebanyak 3 kali waktu anak gue diprediksi beratnya mencapai 4 kg, plus masih dicek juga pake USG intravaginal), mau menanggapi pertanyaan2 pasien dengan sabar (apalagi yg suka ngelemparin pertanyaan konyol kayak gue), banyak saran2 bermanfaat yg diberikan (maklum eke kan newbie, jadi masih agak2 clueless gitu), and the most important thing adalah ga jarang om dokter bisa ngelawak juga (padahal waktu awal2 kontrol tuh formal loh haha, tau pasiennya agak error mungkin jadi kepancing juga wkwk).

Dadah om dokter Reino Rambey SpOG, semoga om dokter semakin lucu. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan insya Allah!🙂🙂🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s